Merger, Bank Syariah Indonesia Bakal Punya Aset Rp214 Triliun

Rina Anggraeni
Pasca merger, Bank Syariah Indonesia membuat bank memiliki aset Rp214,6 triliun dengan modal inti Rp20,4 triliun. (Foto: iNews.id)

Hery menyebut, potensi bank syariah untuk tumbuh sangat besar. Di segmen ritel, bank syariah memiliki keuntungan untuk berbisnis terkait haji, umrah, zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Belum lagi layanan umum seperti tabungan emas, pendidikan, kesehatan, dan remitansi.

Mantan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri itu mengatakan, potensi besar lainnya juga datang dari sektor korporasi dan wholesale yang selama ini belum tergarap maksimal. Tak hanya itu, bank hasil merger juga akan terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah.

Hery memastikan, bank hasil merger akan tetap menjadi perusahaan terbuka. Komposisi pemegang saham masing-masing Bank Mandiri 51,2 persen, BNI 25 persen, BRI 17,4 persen, DPLK-BRI Saham Syariah 2 persen, dan publik 4,4 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Kelola Lahan Sitaan 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatra

Bisnis
1 bulan lalu

Danantara Siapkan Beberapa Opsi Pembentukan BUMN Tekstil, Buka Peluang Kerja Sama

Nasional
2 bulan lalu

Penjelasan Bos Danantara soal Rencana Pemerintah Bentuk BUMN Tekstil

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Mau Bentuk BUMN Tekstil, Danantara Siapkan Modal Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal