Minyak Curah Dilarang, Gapmmi Khawatir Harga Minyak Goreng Kemasan Tak Terjangkau

Rully Ramli
Minyak goreng curah. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) meminta pemerintah membatalkan larangan peredaran minyak goreng curah mulai 1 Januari 2020. Asosiasi khawatir harga minyak kemasan tak terjangkau.

Ketua Komite Kebijakan Publik & Hubungan Antar Lembaga GAPMMI Doni Wibisono mengatakan, pelarangan minyak goreng curah bakal menyulitkan pedagang menengah ke bawah. Menurut dia, belum semua kalangan mampu membeli minyak dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp11.000 per liter.

"Apakah sekarang kemasan sudah bisa affordable buat mereka apa enggak, belum tentu, tukang gorengan bingung enggak dapat sumber (minyak curah) lagi untuk minyak goreng," kata Doni di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Soal alasan pemerintah bahwa minyak curah tidak sehat, Doni mengusulkan agar pengawasan produksi dan distribusinya diperketat, bukan dilarang. Pemerintah seharusnya menindak oknum-oknum dalam rantai pasok minyak curah yang membuatnya tidak higienis dan membahayakan kesehatan.

"BPOM (Badan Pengawas Makanan dan Obat) punya datanya pasti, enggak mungkin enggak," kata dia.

Menurut Doni, minyak curah sebenarnya sama saja dengan minyak kemasan. Hanya saja, kata dia, minyak goreng curah belum difortifikasi vitamin A.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Nasional
12 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
15 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
17 hari lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal