Minyakita Langka, Apkasindo: Karena Ekspor CPO Sedang Turun

Advenia Elisabeth
Turunnya ekspor CPO turut mempengaruhi pasokan DMO untuk minyak goreng curah termasuk Minyakita. (Foto: dok iNews).

Menurut Gulat, sebenarnya pemerintah tak perlu menaikkan DMO menjadi 450 ribu ton dari semula 300 ribu ton per bulan. Sebab, pada dasarnya kebutuhan minyak goreng yang dikonsumsi masyarakat Indonesia per bulan hanya 300 ribu ton.

Kata dia, kekurangan ini disebabkan karena banyak masyarakat yang beralih dari membeli awalnya minyak goreng premium ke Minyakita yang harganya lebih murah dan berkualitas. 

"Tetapi kok 300 ribu ton per bulan masih kurang. Karena itu tadi peralihan konsumsi minyak premium menjadi minyak kita," kata Gulat. 

Oleh karena itu, lanjutnya, sebaiknya pemerintah memberikan kebijakan tindakan afirmatif guna tujuan tertentu untuk saat ini. Hal itu supaya dapat merangsang eksportir untuk melakukan ekspor. Adapun cara dengan menurunkan bea keluar.  

"Affirmation action ini kami anggap semacam perangsang supaya terjadinya ekspor dan pasokan DMO akan kembali normal," ujar Gulat. 

Menurut dia, masalah tersbeut harus diselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru. "Sebenarnya cukup sederhana saja diberikan saja kemudahan atau penurunan bea keluar dalam waktu tertentu kepada eksportir itu akan merangsang mereka untuk kembali bergeliat untuk mengekspor. Ini yang kami harapkan," tutur Gulat. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Mentan Sidak ke Pasar Tebet Jaksel, Temukan Minyakita Dijual di Atas HET

Nasional
13 hari lalu

Dirut Bulog Temukan Harga Minyakita dan Telur di Atas HET, Minta Satgas Pangan Tindak Tegas

Nasional
21 hari lalu

Konsumsi Minyak Sawit Nasional Tahun Ini Naik 5,13%, Tembus 18,5 Juta Ton

Nasional
29 hari lalu

Hakim Djuyamto Melawan usai Divonis 11 Tahun Kasus Suap Vonis Lepas CPO, Ajukan Banding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal