MNC Energy Investments (IATA) Targetkan Produksi 7 Juta MT Batu Bara di 2024

Dinar Fitra Maghiszha
Presiden Direktur MNC Energy Investments Suryo Eko Hadianto dalam Public Expose IATA di Jakarta, Jumat (8/9/2023). (Foto: Dinar Fitra Maghiszha/MPI)

Akhir tahun ini, IATA juga berniat untuk membuka satu tambang berstatus izin usaha pertambangan (IUP), yang diharapkan dapat memacu produksi batu bara.

"Conveyor ini akan mengurangi penggunaan truk yang beroperasi di pelabuhan. Kita tahu truk masih berbahan bakar minyak, yang tentu harga BBM juga fluktuatif," katanya.

Sebagaimana diketahui, untuk mengeksekusi rencana ini, IATA menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I tahun 2023.

Melalui obligasi, perseroan membidik dana mencapai Rp1 triliun, dan Rp500 miliar untuk Sukuk Wakalah, sehingga total dana yang ditarget mencapai Rp1,5 triliun.

Selain untuk pengembangan infrastruktur tambang, surat utang korporasi ini juga akan digunakan untuk modal kerja (working capital), refinancing, hingga investasi terhadap PT Bhakti Coal Resources (BCR). Sementara dana dari Sukuk Wakalah bakal dialokasikan sepenuhnya untuk investasi di BCR.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026

Nasional
3 hari lalu

Pengusaha Keberatan Produksi Batu Bara Dipangkas Signifikan, Khawatir Berdampak PHK Massal

Nasional
14 hari lalu

Kementerian ESDM Sita 50.000 Ton Batu Bara di Kutai Kartanegara, Diduga Ilegal

Bisnis
25 hari lalu

MNC Energy Investments Targetkan Seluruh Tambang Raih Proper Biru di 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal