Mobilitas Berisiko Tingkatkan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Jangan Andalkan Sektor Konsumsi untuk Gerakan Ekonomi

Advenia Elisabeth
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono. (Foto: Dok SINDO)

“Orang Indonesia kurang hati-hati. Seluruh masyarakat Indonesia boleh melakukan mobilitas seperti usaha UMKM dan lain-lain, tapi yang perlu diingat tetap patuh prokes. Karena itulah yang mengembalikkan ekonomi kita,” tutur Primanto. 

Terkait dengan itu, Primanto mengatakan, dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN), pemerintah jangan hanya fokus pada kegiatan konsumsi terus-menerus, karena pasti melibatkan mobilitas masyarakat yang tinggi. 

Menurut dia, Indonesia memiliki peluang besar melakukan ekspor terutama pada komoditas non migas yang terus menunjukkan pertumbuhan selama masa pandemi. 

"Peningkatan ekspor bisa dilakukan sebagai salah satu cara memulihkan ekonomi, sehingga tidak hanya mengandalkan sektor konsumsi yang sudah pasti melibatkan mobilitas masyarakat," ujar Primanto. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Health
11 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Megapolitan
26 hari lalu

Polda Metro Prediksi Jam Rawan Macet Bergeser selama Ramadan, Catat Waktunya!

Nasional
1 bulan lalu

Hore! Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026

Nasional
2 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal