Mobilitas Berisiko Tingkatkan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Jangan Andalkan Sektor Konsumsi untuk Gerakan Ekonomi

Advenia Elisabeth
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono. (Foto: Dok SINDO)

“Orang Indonesia kurang hati-hati. Seluruh masyarakat Indonesia boleh melakukan mobilitas seperti usaha UMKM dan lain-lain, tapi yang perlu diingat tetap patuh prokes. Karena itulah yang mengembalikkan ekonomi kita,” tutur Primanto. 

Terkait dengan itu, Primanto mengatakan, dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN), pemerintah jangan hanya fokus pada kegiatan konsumsi terus-menerus, karena pasti melibatkan mobilitas masyarakat yang tinggi. 

Menurut dia, Indonesia memiliki peluang besar melakukan ekspor terutama pada komoditas non migas yang terus menunjukkan pertumbuhan selama masa pandemi. 

"Peningkatan ekspor bisa dilakukan sebagai salah satu cara memulihkan ekonomi, sehingga tidak hanya mengandalkan sektor konsumsi yang sudah pasti melibatkan mobilitas masyarakat," ujar Primanto. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Jelang 2027, Bantuan Beras hingga Insentif Perumahan 

1 hari lalu

Pramono soal Rencana Transjakarta Kelola Transportasi Udara: Antisipasi Jangka Menengah-Panjang

14 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

18 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal