Morowali Butuh 40.000 Tenaga Kerja, Kemenperin Cetak SDM Industri

Advenia Elisabeth
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Arus Gunawan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, membutuhkan sekitar 40.000 tenaga kerja di bidang industri per tahun. 

Terkait dengan itu, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali untuk mencetak SDM industri, melalui program Pendidikan Setara Diploma Satu Vokasi Industri. 

“Kami telah melaksanakan penandatanganan MoU terkait Penyelenggaraan dan Pengembangan Program Pendidikan Setara Diploma Satu Vokasi Industri antara BPSDMI Kemenperin dengan Pemkab Morowali,” kata Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta, pada Minggu (9/1/2022).

Arus menjelaskan, Program Setara D1 tersebut berbasis kompetensi di bidang pengolahan logam dengan menyesuaikan kebutuhan sejumlah industri di Kabupaten Morowali. 

“Jumlah kebutuhan SDM industri per tahun telah tembus di angka 682.000 orang, sedangkan jumlah rata-rata kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Morowali mencapai 40.000 orang per tahun,” ungkap Arus.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
23 jam lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Bisnis
21 hari lalu

Danantara Siapkan Beberapa Opsi Pembentukan BUMN Tekstil, Buka Peluang Kerja Sama

Nasional
22 hari lalu

Realisasi Investasi RI 2025 Tembus Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal