Neraca Dagang RI-Australia Defisit 3,1 Miliar Dolar AS, Ini Penjelasan Mendag

Anggie Ariesta
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (Foto: Istimewa)

"Tidak dipungkiri Covid-19 menjadi masalah terbesar saat ini, diharapkan setelah Covid-19, setelah terbukanya perbatasan kedua negara, saya berharap secepatnya kita dapat mengembalikan perdagangan dan meningkatkan," ujar Mendag Luthfi.

Selain sektor perdagangan, salah satu yang diharapkan dapat segera diimplementasikan adalah terkait dengan kerja sama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Sebagai informasi, pada periode Januari-Juli 2021 total ekspor Indonesia ke Australia sebesar 1,85 miliar dolar AS atau setara Rp26,459 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 1,36 miliar dolar AS atau sekitar Rp19,451 triliun dalam periode yang sama.

Sementara impor Indonesia periode Januari-Juli 2021 sebesar 4,96 miliar dolar AS atau sekitar Rp70,940 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 2,69 miliar dolar AS atau setara Rp38,473 triliun.

Baik Indonesia dan Australia pun telah sepakat untuk menggenjot perdagangan kedua negara. Hal itu mengingat pentingnya perdagangan dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
21 jam lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

4 hari lalu

Kejagung Ungkap Toba Pulp Lestari Diduga Manipulasi Ekspor, Akal-akalan Kurangi Pajak

10 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

10 hari lalu

KPK Periksa 3 ASN Ditjen Bea Cukai, Dalami soal Impor Barang hingga Praktik Suap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal