Neraca Dagang RI Masih Tekor dari China, Australia dan Singapura, Ini Rinciannya

Atikah Umiyani
ilustrasi neraca perdagangan (Foto: ist)

Pudji menjelaskan, komoditas penyumbang surplus terbesar dengan Amerika Serikat didorong oleh komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya atau H85 kemudian pakaian dan aksesoris atau rajutan HS61 serta alas kaki atau HS64. 

Kemudian dengan india, surplus terbesar adalah komoditas bahan bakar mineral atau HS27 kemudian minyak hewan nabati atau HS15 serta besi dan baja atau HS72.

"Berikutnya dengan Filipina surplus terbesar ada pada komoditas bahan bakar mineral atau HS27 kemudian kendaraan dan bagiannya atau HS87 serta lemak dan minyak hewani atau nabati HS15," kata Pudji.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
1 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.800 per Dolar AS

Nasional
1 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal