“Keuangan digital harus memiliki pembeda yang dapat memberikan competitive advantage dibandingkan dengan bank pada umumnya,” katanya.
Dian menjelaskan, pengembangan bank digital ke depan perlu bertumpu pada tiga prinsip utama, yakni berkelanjutan, inklusif, dan trusted.
Prinsip berkelanjutan berkaitan dengan kebutuhan bank untuk terus berinovasi seiring teknologi informasi yang semakin dominan dalam aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Bank dituntut adaptif agar tetap relevan dalam menyediakan solusi keuangan.
Sementara prinsip inklusif mengharuskan bank digital memperluas akses melalui diversifikasi produk. Sasaran utamanya adalah kelompok masyarakat yang belum memperoleh layanan perbankan secara optimal.
Aspek kepercayaan juga menjadi perhatian penting. Perkembangan teknologi digital diikuti meningkatnya ancaman kejahatan siber serta penggunaan teknologi baru yang semakin luas.
Dian menilai ketergantungan bank digital terhadap platform teknologi membuat keamanan dan ketahanan digital menjadi faktor penting dalam menjaga reputasi di mata nasabah.
“Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat merupakan hal yang utama bagi perkembangan organik bank digital,” ujar Dian.