OPEC+ Disebut Bakal Perpanjang Pemangkasan Produksi Minyak

Aditya Pratama
OPEC dan sekutunya OPEC+ disebut akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak jika permintaan gagal mencapai puncaknya. (Foto: Reuters)

Tiga sumber dari negara-negara yang telah melakukan pengurangan pasokan secara sukarela menyebut kemungkinan perpanjangan akan dilakukan. Pemotongan tersebut dapat diperpanjang hingga akhir tahun, menurut salah satu sumber. Sementara, sumber lain mengatakan bahwa diperlukan lonjakan permintaan yang mengejutkan bagi OPEC+ untuk melakukan perubahan kebijakan.

Dua sumber OPEC+ lainnya mengatakan, pembicaraan formal belum dilakukan dan salah satu sumber mengatakan bahwa organisasi tersebut belum condong pada perpanjangan pengurangan produksi.

Negara-negara yang telah melakukan pemotongan sukarela lebih besar dari yang disepakati dengan kelompok yang lebih luas adalah Aljazair, Irak, Kazakhstan, Kuwait, Oman, Rusia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Para analis menilai, opsi lain yang bisa dipilih OPEC+ adalah membatalkan sebagian atau seluruh pemotongan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari setelah bulan Juni.

OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak akan relatif kuat pada tahun berikutnya sebesar 2,25 juta barel per hari, sementara Badan Energi Internasional memperkirakan pertumbuhan akan jauh lebih lambat sebesar 1,2 juta barel per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
12 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Internasional
27 hari lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Nasional
2 bulan lalu

Anak Riza Chalid Heran Didakwa Rugikan Negara Rp2,9 Triliun: Itu Kontrak Sewa 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal