NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah dunia pada Selasa (1/10/2022) menguat. Penguatan terjadi setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) menaikkan proyeksi permintaan untuk jangka menengah dan panjang.
Data perdagangan hingga pukul 10.17 WIB menunjukkan, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari naik 0,81 persen menjadi 86,09 dolar AS per barel. Sedangkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Januari 2023 menguat 0,85 persen menjadi 93,6 dolar AS per barel.
OPEC menyatakan, permintaan minyak mentah akan lebih tinggi dalam jangka menengah hingga panjang. Prediksi mereka, permintaan minyak akan stabil pada 2045 mendatang.
Sementara beberapa analis menilai pandangan tersebut kontras dengan konsensus yang lebih luas, di mana permintaan minyak global akan stabil pada 2030 di tengah transisi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan.
Pasar minyak juga mendapat dukungan dari jaminan anggota OPEC. Ini setelah mereka mengumumkan pemangkasan produksi sebesar 2 juta barel per hari (bph) pada Oktober lalu, yang memicu reli harga selama hampir sebulan.