Panen Raya Melimpah, KTNA dan HKTI Minta Pemerintah Waspada Harga Gabah

Anindita Trinoviana
Kalangan petani meminta pemerintah waspada dan menjaga kondisi harga gabah agar tidak anjlok di musim panen raya. (Foto: dok Kementan)

Senada dengan KTNA, Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat Entang Sastraatmaja mengatakan, bahwa sebaiknya pemerintah menjaga harga gabah agar tetap stabil seperti saat ini.

Di Jabar, kata Entang, rata-rata harga gabah berada di kisaran Rp7.200 hingga Rp7.500 per kilogram. Dia menambahkan saat ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintah untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP).

"Sebagian besar petani padi dalam menggarap usaha tani padi berakhir dalam bentuk gabah, bukan beras. Itu sebabnya harga gabah harus tetap dijaga pada tingkat yang menguntungkan petani. Dengan harga gabah mampu menembus angka Rp7000 per kilogram, petani merasa riang gembira. Jadi sebaiknya pemerintah tetap menjaga agar harga gabah tidak turun. Inilah saat yang tepat untuk menghitung ulang HPP gabah," tuturnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim memastikan harga beras saat ini mulai berangsur turun meski harga yang terpantau belum kembali normal. Kendati begitu, Isy yakin kebutuhan beras menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri mendatang dalam kondisi cukup.

"Jika dibandingkan waktu sebelumnya harga yang ada saat ini sudah turun meski belum kembali normal," ucap Isy dalam Forum Merdeka Barat 9 kemarin.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
1 bulan lalu

KTNA Kecam Demo di Kantor Agrinas Palma: Setop Jual Nama Masyarakat Riau

2 bulan lalu

Keselamatan Jadi Faktor Penting Beli Mobil, Ini Cara Stargazer Lindungi Keluarga Indonesia

2 bulan lalu

BNI wondrX 2026 Sajikan Solusi Traveling Lengkap, dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona Travel

2 bulan lalu

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal