Pedagang Kantin Ngeluh, Omzetnya Turun hingga 50 Persen gegara Program Makan Bergizi Gratis

Felldy Aslya Utama
Pedagang kantin sekolah di SDN Lengkong Gudang, Tangerang Selatan ngeluh omzetnya turun hingga 50 persen sejak ada program Makan Bergizi Gratis (Foto: iNews.id/Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah resmi menyelenggarakan program makan bergizi gratis (MBG) mulai Senin (6/1/2025) lalu. Namun, ternyata program ini dikeluhkan para pedagang di kantin sekolah.

Salah satunya adalah Indah (45) yang sehari-hari berdagang di kantin SDN Lengkong Gudang, Tangerang Selatan. Ia mengaku omzen jualannya turun hingga 50 persen per hari sejak adanya program MBG.

"Drastis (penurunannya) kalau dihitung per hari. (Bisa) Separuhnya. Dulu bisa sampai Rp500.000, sekarang paling Rp250.000," ucap Indah saat ditemui di kantin SDN Lengkong Gudang, Tangsel, Banten, Senin (13/1/2025).

Alhasil, Indah memutuskan untuk mengubah strategi penjualannya. Dari yang semula menjual mie ayam, kini hanya jajanan ringan saja seperti sempol, batagor hingga aneka minuman dingin.

Ia pun berharap, ke depan, pemerintah bisa melibatkan para pedagang sekolah dalam program MBG ini. Dengan begitu, para pedagang juga bisa terbantu untuk mendapatkan penghasilan di luar penjualannya di sekolah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menko Zulhas Respons Keluhan Pengelola Dapur MBG, Siapkan Solusi Bersama BGN

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya Bertemu Kepala BGN Hari Ini, Bahas Apa?

57 tahun lalu

DPR soal Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG: Tak Masuk Akal, Semoga Cuma Bercanda

57 tahun lalu

Prabowo Sindir Penolak MBG: Tak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal