Pelanggan Lebih Banyak, LinkAja Diyakini Mampu Saingi Gopay dan Ovo

Isna Rifka Sri Rahayu
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan bersinergi meluncurkan LinkAja, platform pembayaran digital berbasis QR Code. Kehadiran LinkAja diyakini mampu menyaingi Gopay dan Ovo yang sejauh ini mendominasi pasar.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo menampik LinkAja ingin menyaingi Gopay dan Ovo. Dia menyebut, LinkAja hanya ingin meramaikan industri fintech.

"Kita meramaikan saja bukan pesaing. Basis pelanggan mereka (Gopay dan Ovo) juga belum banyak, 19-20 ribuan lah Gojek, kalau Grab 15 ribuan," kata Gatot di kantornya, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Gatot menyebut, LinkAja diluncurkan pada Maret 2019 mendatang dengan bendera PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Komposisi pemegang saham perusahaan patungan tersebut sudah ditentukan.

PT Telkom akan menggengam 25 persen saham Finarya, diikuti Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI masing-masing 20 persen, Bank BTN dan Pertamina 7 persen serta Asuransi Jiwasraya 1 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

IFSoc Soroti Tingginya Adopsi AI di Industri Fintech, Dorong Penguatan Infrastruktur

Bisnis
2 bulan lalu

MNC Life Dukung Transformasi Keuangan Digital di Mandiri BFN Fest 2025, Perkuat Ekosistem Fintech

Internet
3 bulan lalu

Jadi Pusat Pertumbuhan Fintech, Indonesia Hadir dalam Konferensi Financial Technology di Hong Kong

Nasional
4 bulan lalu

Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, DPR Siap Sahkan RUU BUMN Jadi UU 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal