Untuk mempersiapkan pelayaran pada angkutan lebaran, Pelni telah melakukan kordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina untuk menjamin ketersediaan BBM saat pengoperasian angkuran lebaran.
"Ketersediaan BBM bersubsidi sebanyak 20.000 KL untuk periode 7 April sampai 8 Mei untuk mensuplai 68 kapal," kata Tri.
PT PELNI juga mempersiapkan kesiapan armada melakukan perawatan tahunan pada enam armadanya sebelum masa peak season, diantaranya KM Lambelu, KM Leuser, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Awu dan KM Nggapulu.
PT PELNI juga memastikan alat keselamatan di atas kapal penumpang dan perintis dalam kondisi aman. Alat keselamatan tersebut meliputi 350 sekoci, 2.291 life raft, 88.709 life jacket, dan 1.083 life buoy.