Pemerintah akan Ubah BPDPKS jadi BPDP, Ini Alasannya

Atikah Umiyani
ilustrasi BPDPKS akan diganti jadi BPDP (foto: ist)

Airlangga juga mencontohkan, perkebunan kakao di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang masih memiliki potensi untuk bisa dikembangkan. 

"Oleh karena itu kemarin kebun, industri kakao kita dongkrak kembali. Kakao itu kebunnya 800.000 pada saat puncak, tapi sekarang di bawah 200.000. Sehingga pada saat industri kita bangun, malah kurang bahan baku," pungkasnya. 

Sebelumnya, Airlangga juga telah menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan araha terkait tugas tambahan kepada BPDPKS yang juga bertanggung jawab untuk me-replanting dan mengembangkan industri berbasis kakao dan kelapa.

Demikian diungkapkannya usai Rapat Internal yang membahas tentang pengelolaan kakao dan kelapa di Istana Merdeka, Rabu (10/7/2024).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

Nasional
21 hari lalu

Hasil Riset: B50 Berisiko Bebani Fiskal dan Tekan Devisa Sawit

Nasional
22 hari lalu

Prabowo Minta Harga Sawit hingga Nikel Ditentukan RI Sendiri

Nasional
2 bulan lalu

RI Raja Sawit Dunia, Wamentan Sebut 60 Persen Pasokan Global Dikuasai Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal