Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp6 Triliun untuk Percepat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

Iqbal Dwi Purnama
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 triliun pada tahun ini untuk percepatan penyediaan air minum dan sanitasi masyarakat. Ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Basuki menerangkan, anggaran tersebut akan dicairkan secara bertahap oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pada tahap I akan cair sektiar Rp3 triliun untuk membangun sambungan rumah (SR) air minum perpipaan dan sanitasi di beberapa daerah.

"Inpres air minum dan limbah ini bukan untuk membangun instalasi pengolahan air (IPA) baru, tetapi mengoptimalkan IPA yang  idle capacity untuk disalurkan pada sambungan rumah. Dengan alokasi anggaran Rp 6 triliun, baru tersedia Rp3 triliun pada tahap I," ujar Basuki dalam keterangannya, Jumat (24/5/2024).

Dia menambahkan, kondisi Indonesia saat ini sama seperti kondisi Portugal 30 tahun yang lalu di mana layanan sanitasi kurang dari 15 persen dan pasokan air kurang dari 50 persen. Untuk itu diperlukan kerja ekstra untuk mencapai target Indonesia Emas 2045 sektor air.

"Tinggal 20 tahun lagi untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kita tidak bisa begini-begini saja. Pembangunan infrastruktur bisa kita lakukan cepat, tetapi kuncinya adalah institutional reform yang harus kita sepakati bersama," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Prabowo Mau Bangun 300.000 Jembatan, Purbaya Pastikan Anggaran Tersedia

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Tantang Purbaya Tambah Anggaran untuk Perbaikan 60.000 Sekolah

Nasional
2 hari lalu

Kuota Elpiji Subsidi Ditambah 350.000 Ton, Bahlil: Nggak Tambah Anggaran

Nasional
6 hari lalu

Serapan Seret, Amran Ngadu ke DPR soal Anggaran Rp8 Triliun yang Masih Diblokir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal