Pemerintah Hentikan BLT UMKM Tahun Depan, Menkop Teten Beberkan Alasannya

Heri Purnomo
Menkop UKM Teten Masduki menyebut, tahun depan pemerintah tidak akan lagi menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki menyebut, tahun depan pemerintah tidak akan lagi menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM. Menurutnya, saat ini para pelaku UMKM sudah bisa berjalan dengan sendiri, bahkan ada yang berkembang pesat. 

"Per hari ini pemerintah merasa UMKM sudah cukup, sudah survive, program hibah UMKM tidak diperlukan lagi," ujar Teten kepada wartawan di Gedung Kemenkop UKM, Jakarta, Senin (26/12/2022). 

Meski demikian, Teten mengatakan, pemerintah akan tetap siaga dalam memberikan bantuan sambil melihat perkembangan ekonomi pada tahun depan. 

"Kita akan lihat ya, yang jelas pemerintah tetap siaga untuk melihat perkembangan-perkembangan ekonomi tahun depan," ucapnya.

"Kita coba untuk evaluasi perkembangannya tidak terlalu bagus seperti tahun-tahun sebelumnya pemerintah bisa melakukan adjustment terhadap program dan pembiayaan," sambungnya. 

Sebagai informasi, pemerintah tahun ini memberikan bantuan untuk UMKM yang dinamakan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta. Bantuan ini salah satu program pemerintah untuk meningkatkan daya saing serta membantu usaha mikro agar bisa berkembang dengan dana bantuan yang telah diberikan.

Dana tersebut disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Himbara seperti Bank BRI, Mandiri, hingga BNI. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 hari lalu

Dosen DKV MNC University Bantu UMKM Citaringgul Naik Kelas dengan Perkuat Branding dan Kemasan Produk

17 hari lalu

Wajah Baru Blok M, Ruang Publik Modern Terintegrasi MRT Jakarta

25 hari lalu

Partai Perindo Sebut Evaluasi Batas Bebas Pajak UMKM Langkah Positif, Dorong Usaha Naik Kelas

26 hari lalu

AI Lagi Tren UMKM Diminta Tak Ikut-ikutan, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal