Pemerintah Kaji Green Diesel, Kualitas Lebih Baik daripada Biodiesel

Isna Rifka Sri Rahayu
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah mengkaji penggunaan green diesel di dalam negeri karena memiliki kualitas yang lebih bagus dari biodiesel.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, dengan kehadiran green diesel, impor solar tidak diperlukan lagi. Hal ini berbeda dengan biodiesel yang membutuhkan solar untuk dicampur.

"Jadi at least dengan adanya green diesel, kita tidak perlu lagi impor solar karena yang solar ini diganti oleh green diesel. Kalau nanti ini bisa digunakan CPO-nya lebih banyak lagi artinya crude nanti yang diolah ke kilang kita juga bisa berkurang," ujarnya di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Arcandra menyebut, rencana untuk memproduksi green diesel masih tahap awal sehingga belum diketahui kilang mana yang akan memproduksinya.

"Ini sedang dikaji apakah mengubah atau meng-convert sebagian dari exiisting (kilang) kita atau reventing ke kilang atau membangun yang baru, masih dalam kajian," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Nasional
15 hari lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Nasional
18 hari lalu

Pemerintah Hitung Ulang Harga BBM Subsidi usai Lebaran, bakal Naik?

Nasional
1 bulan lalu

Bahlil Ungkap Tantangan Swasembada Energi, Soroti Sumur Minyak Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal