Pemerintah Luncurkan Regsosek, Basis Data Kesejahteraan dan Kemiskinan RI

Anggie Ariesta
Menko Airlangga Hartarto bicara soal Regsosek (screenshot virtual)

Sedangkan dari data World Bank, kata Airlangga, selama periode ini Indonesia mengalami pertumbuhan kelas menengah dari 7 persen menjadi 20 persen dari total penduduk.

"Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kuantitas kelas menengah tentu membantu percepatan pertumbuhan ekonomi, serta memperluas pemerataan kesejahteraan," ujar dia. 

Selain itu, tantangan berikutnya adalah perluasan kelas menengah. Menurut Airlangga, ini tantangannya cukup besar, dan ini tentu dapat dijalankan dengan integrasi program-program pemberdayaan ekonomi dengan memanfaatkan reksosek.

Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan. Hal pertama, identifikasi program di Kementerian Lembaga berdasarkan kriteria, yaitu satu, akses terhadap pendapatan atau pekerjaan, yang kedua peningkatan kapasitas SDM, tiga peningkatan kapasitas UMKM, yang keempat, akses pembiayaan UMKM. 

"Memastikan bahwa data yang digunakan untuk pensasaran berdasarkan sumber yang sama atau dipadankan dengan Regsosek," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Target Prabowo di 2027: Tekan Kemiskinan Jadi 6 Persen, Pengangguran Turun Jadi 4,3 Persen

3 hari lalu

Prabowo Singgung Posisi Indonesia di G20: Tidak Pantas, Masih Ada Rakyat yang Lapar

20 hari lalu

Airlangga soal Arahan Baru Insentif Kendaraan Listrik, Hanya untuk Mobil dan Motor Nasional

24 hari lalu

Tempo Scan Gandeng Raksasa Farmasi China Bentuk Joint Venture, Perluas Akses Obat Bioteknologi di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal