Pemerintah Potong Anggaran BBM Subsidi untuk Ongkos Produksi BBM Low Sulfur

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi anggaran BBM subsidi bakal dipangkas (Foto: iNews.id)

"Karena tadi kita sampaikan, untuk memperbaiki kualitasnya (menjadi BBM rendah sulfur), tentu harus tambah biaya," katanya.

Kaimudin mengatakan, ada beberapa opsi yang untuk menutup penambahan biaya produksi BBM rendah sulfur. Pertama menaikan harga BBM, kedua ditanggung seluruhnya oleh negara, ketiga memotong anggaran subsidi BBM dan dialokasikan untuk produksi BBM rendah sulfur.

Adapun, pemerintah memilih opsi terakhir karena menurutnya saat ini subsidi BBM yang digelontorkan tidak tepat sasaran. Bahkan BBM subsidi yang seharusnya dinikmati oleh kalangan kelas bawah nyatanya dimanfaatkan oleh masyarakat kelas menengah ke atas.

"Sederhananya, kalau dia pendapatan kecil mungkin naik kendaraan umum atau motor, kemudian mulai sejahtera, beli mobil, awalnya mobil kecil, kemudian menggunakan cc yang lebih besar. Jadi semakin tinggi pendapatan seseorang, maka kemungkinannya dia akan menggunakan bbm lebih banyak, artinya mendapatkan subsidi semakin banyak," kata Kaimudin.

"Penyaluran BBM subsidi yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat yang ekonominya rentan justru dinikmati oleh golongan yang lebih kuat, jadi perlu subsidi ini tepat sasaran," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 28 Maret 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

Nasional
24 jam lalu

DPR Mulai Hemat Energi, Matikan Lampu Jam 8 Malam hingga Pangkas Jatah BBM

Internasional
2 hari lalu

Daftar Negara Naikkan Harga BBM usai Perang AS-Israel Vs Iran Meletus

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Minta Masyarakat Hemat BBM, Bijak Hadapi Krisis Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal