Pemerintah Siapkan 3 Rencana Kembangkan Migas Non Konvensional

Oktiani Endarwati
Ilustrasi ladang minyak lepas pantai

"Dari kami sudah meluncur (diserahkan) ke Sekjen ESDM untuk di proses ke Pak Menteri," kata Tutuka Ariadji.

Rencana kedua adalah pelaksanaan studi MNK di seluruh WK aktif. SKK Migas diharapkan melakukan inventarisasi WK eksplorasi atau eksploitasi. Studi pada wilayah kerja tersebut untuk menentukan tingkat potensi MNK. Setelah diketahui potensinya, dapat langsung dilakukan pengeboran produksi.

Sedangkan rencana ketiga adalah pilot project produksi MNK di wilayah kerja potensial. Pemerintah menargetkan pilot project MNK dengan aturan baru sudah dapat dilakukan pada tahun ini.

"Pilot project harus dilakukan segera. Kalau tahun ini tidak bisa, paling tidak tahun ini sudah harus bisa menentukan lokasi pilot project di mana. Pemborannya di mana," tutur Dirjen Migas.

Dia menjelaskan, ada teknologi yang dapat digunakan untuk pilot project ini yaitu multi-stage fractured horizontal (MSFH). Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan dana komitmen kerja pasti atau cost recovery. Estimasi biaya per sumur sekitar 22 juta dolar Amerika Serikat.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Nasional
29 hari lalu

ESDM Tambah Kuota Impor BBM SPBU Swasta, Segini Besarannya

Nasional
1 bulan lalu

Indonesia Masih Bergantung ke Impor Energi, MPR Dorong Revisi UU Migas hingga EBT

Nasional
2 bulan lalu

Pertamina bakal Impor 1,4 Juta Kiloliter BBM untuk Penuhi Stok Libur Nataru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal