Penangan Arus Mudik dan Balik Lebaran Diklaim Baik, Jasa Marga: Berkat Koordinasi Intensif Lintas Sektoral

Shelma Rachmahyanti
Koordinasi penanganan arus mudik dan balik Lebaran 2022 telah dilakukan PT Jasa Marga dan lembaga terkait selama tiga bulan sebelum Idul Fitri 1443 H. (Foto: dok Jasa Marga)

Heru menyebut, dalam penanganan arus mudik lebaran, penggunaan JMTC ini membantu dengan menginformasikan secara real time, jika kapasitas lajur atau kapasitas gerbang sudah terpenuhi 60 persen dari kapasitas terpasang, maka akan diambil keputusan oleh Kepolisian sebagai pemegang diskresi, untuk melalukan rekayasa lalu lintas.

Mengingat untuk rekayasa lalu lintas one way, dibutuhkan waktu dua jam untuk melalukan clearance di jalur yang akan dilakukan oneway agar keamanan dan keselamatan pengguna jalan terjaga.

“Saat dilakukan clearance, biasanya kapasitas terus naik, sehingga saat kedatangan lalu lintas mencapai puncaknya, di lapangan penambahan kapasitas melalui oneway atau contra flow sudah digelar dan siap digunakan," tutur Heru.

Sebagai informasi, penggunaan teknologi melalui keberadaan JMTC ini, sejalan dengan inovasi Jasa Marga untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan diatas standar yang ditetapkan Pemerintah, serta mempertahankan posisi jasa Marga market leader dalam industri jalan tol di Indonesia.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Puncak Arus Balik Nataru Hari Ini, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Nasional
11 hari lalu

2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Libur Nataru

Nasional
11 hari lalu

Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru, Pastikan Aman dan Kondusif

Nasional
12 hari lalu

311.545 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Libur Tahun Baru 2026, Ini Sebarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal