Penarikan Uang Tunai Sepanjang Ramadan hingga Idulfitri Capai Rp180,2 Triliun

Michelle Natalia
Realisasi penarikan uang tunai meningkat 16,6 persen sepanjang momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini menjadi Rp180,2 triliun dari sebelumnya Rp154,5 triliun. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Realisasi penarikan uang tunai meningkat 16,6 persen sepanjang momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini menjadi Rp180,2 triliun dari sebelumnya Rp154,5 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sebelum kondisi pandemi (Mei 2019) sebesar 9,21 persen year on year (yoy).

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyampaikan, realisasi tersebut masih dalam kisaran alokasi uang tunai yang telah dipersiapkan BI guna mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tahun 2022. 

"Sejalan dengan itu, transaksi non tunai melalui BI-FAST yang tetap beroperasi penuh selama libur Idul Fitri juga mengalami peningkatan. Nominal transaksi BI-FAST bulan April 2022 tumbuh sebesar 51,88 persen (mtm), mencapai Rp100,25 triliun dan secara volume tumbuh 32,72 persen (mtm), mencapai 24,55 juta transaksi. Nominal transaksi tertinggi terjadi pada H-7 Idul Fitri (25/4) sebesar Rp5,93 triliun dengan volume sebanyak 1,28 juta transaksi," ujar Erwin, Senin (9/5/2022). 

Kinerja tahunan penarikan uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini di setiap wilayah di Indonesia secara umum mengalami pertumbuhan. Wilayah dengan penarikan tunai tertinggi yaitu Jawa sebesar Rp110,1 triliun, tumbuh 19,6 persen (yoy), tertinggi kedua Sumatera sebesar Rp35,3 triliun, tumbuh 6,5 persen (yoy). 

Menyusul Sulawesi-Maluku-Malut-Papua (Sulampua) sebesar Rp15,0 triliun, tumbuh 13,3 persen (yoy), Kalimantan sebesar Rp12,5 triliun, tumbuh 15,2 persen (yoy), serta Bali-NTT-NTB (Bali Nusra) sebesar Rp7,4 triliun, tumbuh 42,4 persen (yoy).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.706 per Dolar AS

Nasional
19 jam lalu

Cadangan Devisa RI Capai 146,2 Miliar Dolar AS, BI Sebut Lampaui Standar IMF

Nasional
1 hari lalu

Komisi XI DPR Perintahkan BI Kembalikan Rupiah ke Rp16.500 per Dolar AS

Nasional
1 hari lalu

Gubernur BI usai Bertemu Prabowo di Istana: Yakin Rupiah Stabil

Nasional
2 hari lalu

Dikritik DPR gegara Rupiah Terus Melemah, Gubernur BI: Juli-Agustus Akan Menguat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal