Pendapatan Anjlok, KAI Usulkan Harga Tiket Naik

Okezone
PT Kereta Api Indonesia mempertimbangkan skenario kenaikan harga tiket KA di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat new normal nanti. (Foto: Okezone)

Skenario kedua adalah jika angkutan new normal yang dimaksud adalah penumpang yang diangkut bisa penuh. Maka perseroan akan meningkatkan protokol pencegahan Covid-19 secara lebih ketat dengan memberikan alat pelindung wajah (face Shield).

Penumpang akan dilengkapi pakai face shield dan pemeriksanaan suhu dilakukan 3 jam sekali. Kemudian setiap 30 menit akan ada petugas yang membersihkan, seperti gagang pintu, toilet atau barang-barang yang rentan dipegang penumpang," ujarnya.

Didiek menambahkan, skenario tersebut masih belum bisa diputuskan. Mengingat, KAI masih menunggu kepastian kebijakan pemerintah mengenai new normal.

Seperti diketahui, pendapatan harian PT Kereta Api Indonesia anjlok hingga Rp24,2 miliar selama pandemi virus corona (Covid-19), atau hanya Rp800 juta per hari. Perusahaan pelat merah ini biasanya membukukan pendapatan Rp20-25 miliar per hari.

“Untuk pendapatan dari penumpang itu rata-rata harian Rp20-25 miliar dalam satu hari. Dalam masa Covid-19 ini, pendapatan harian hanya sekitar Rp800 jutaan,” kata Didiek.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Libur Jumat Agung, 30.304 Penumpang Kereta Berangkat dari Daop 1 Jakarta

Nasional
4 hari lalu

Jalur KA Sempat Tertutup Longsor, Rute Jakarta-Bandung Kembali Beroperasi Normal

Nasional
4 hari lalu

KAI: 5 Juta Orang Mudik Naik Kereta pada Lebaran 2026 

Nasional
8 hari lalu

Kecelakaan Maut Minibus Tertabrak KA Motis Selatan di Cilacap, Sopir Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal