Pengamat Sebut Peleburan 7 BUMN Karya Logis secara Bisnis

Suparjo Ramalan
Rencana peleburan tujuh perusahaan pelat merah di sektor konstruksi ke dalam tiga klaster dinilai logis dari segi bisnis. (Foto: iNews.id)

Adapun skema integrasi yang direncanakan mencakup penggabungan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) akan berfokus pada proyek pembangunan air, rel kereta api, dan sejumlah konteks lain.

Kemudian, integrasi PT Hutama Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk diekspektasikan dapat meningkatkan fokus perseroan terhadap proyek pembangunan jalan tol, jalan non-tol, dan bangunan kelembagaan.

Lalu, integrasi PT PP (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk akan berfokus untuk menggarap pelabuhan laut, bandar udara, rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC), dan bangunan hunian (residensial).

Dia melihat, langkah Kementerian BUMN menggabungkan bisnis perseroan di bidang konstruksi ini perlu memperhatikan kepentingan investor publik, kreditor, maupun negara sebagai pemegang saham. 

Merujuk pada rencana pembentukan klaster integrasi Adhi Karya, Brantas Abipraya dan Nindya Karya, lanjut Herry, harus dipertimbangkan secara cermat penetapan perusahaan sebagai nahkoda integrasi.  

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aldi Taher Bakal Bikin Bisnis Laundry usai Dituduh Cuci Uang: Bismillah!

57 tahun lalu

Aldi Taher Klarifikasi Isu Money Laundry, Tegaskan Rezekinya Halal!

57 tahun lalu

Libur Sekolah di Depan Mata! Begini Cara Mengatur Keuangan agar Dompet Tak Menipis

57 tahun lalu

Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal