Pengusaha Ini Sukses Bikin Olahan Singkong, Salurkan Produk Camilan ke Hotel dan Kafe

Dovana Hasiana
Pengusaha singkong asal Depok, Suryanila Astuti Hamid memulai bisnis camilan yang terbuat dari singkong pada tahun 2015. (Foto: Tangkapan Layar YouTube JagaLilin)

Menurutnya, kualitas singkong yang baik menentukan kualitas dan kuantitas dari produk yang dihasilkan. Ketika kualitas maksimal 90 persen dari singkong bisa dihasilkan menjadi produk cemilan. Sebaliknya, pihaknya biasanya hanya bisa menggunakan 40 persen hingga 50 persen dari singkong yang tidak memiliki kualitas maksimal.

“Makanya kami sangat tegas untuk memilih bahan baku sesuai dengan standar. Ketika menggunakan bahan baku yang tidak bagus, rasa kroket kami bisa pahit,” tuturnya.

Selain memastikan kualitas bahan baku, tantangan selanjutnya yang dihadapi adalah membagi waktu antara bisnis yang dikelola dan kegiatan sosial yang dilakukan oleh Nila. Pasalnya, dia mengemban tugas sebagai Sekretaris Forum Kota Depok Sehat dan Ketua Lembaga Konsultasi dan Kesejahteraan Keluarga.  

Bahkan, Nila pernah pergi ke pasar dengan batik dan sepatu pantofel untuk membeli sekitar 30 hingga 60 kilogram singkong dengan motor. Apalagi, saat itu Nila tidak memiliki karyawan yang bisa membantu membeli bahan baku ke pasar. 

Cemilan yang ditawarkan pihaknya pun disediakan dalam keadaan beku (frozen food). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya tahan dari produk tersebut. Ini membuat banyak keluarga tertarik untuk membeli dan bahkan menyetok produknya sebagai cemilan di rumah. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Di Hadapan Ribuan Buruh, Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Bekerja Sama dengan Pengusaha Brengsek

Nasional
9 hari lalu

Pesan Kepala Bappisus ke Pengusaha MBG: Jangan hanya Pikir Profit, Berikan Kualitas Makanan yang Benar

Nasional
20 hari lalu

Survei Apindo: 67 Persen Perusahaan Tak Berniat Rekrut Karyawan Baru 

Nasional
21 hari lalu

Formas Pertemukan Pengusaha RI dan China, Bidik Investasi AI hingga Medis

Nasional
31 hari lalu

Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal