Pengusaha Nilai Kebijakan Hilirisasi Bermanfaat, Dukung Pemerintah Abaikan Permintaan IMF

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Ketum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari mengatakan, kebijakan hilirisasi bermanfaat dan dukung pemerintah abaikan permintaan IMF. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai kebijakan hilirisasi yang dilakukan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat bermanfaat, mulai dari peningkatan investasi, lapangan pekerjaan, dan neraca dagang Indonesia. Karena itu, pemerintah diminta mengabaikan permintaan Dana Moneter Internasional (IMF) mencabut larangan ekspor nikel.

Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari menganggap, yang dilakukan IMF terkait kebijakan Indonesia tidak tepat. Pasalnya, selain sebagai negara berdaulat, hilirisasi juga upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjadi negara maju.

"Lihat saja ketika hilirisasi diterapkan, realisasi investasi meningkat, dan berhasil menciptakan lapangan kerja. Neraca dagang kita juga surplus dari kebijakan ini," kata dia dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/7/2023).

Adapun realisasi investasi di sektor industri logam dasar meningkat pesat. Pada 2019, realisasi investasi di sektor tersebut hanya Rp61,6 triliun, namun pada tahun lalu melonjak signifikan menjadi Rp171,2 triliun.

“Dengan investasi yang meningkat pesat, lapangan pekerjaan otomatis terbuka khususnya di sektor pertambangan dan industri logam dasar,” ujarnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
8 hari lalu

Seskab Teddy Bertemu Haji Isam, Bahas Investasi-Hilirisasi di Indonesia

11 hari lalu

Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel: Dicibir, Ditekan dan Digugat ke WTO

1 bulan lalu

Danantara Mulai Garap 26 Proyek Hilirisasi, Nilai Investasi Tembus Rp225 Triliun 

2 bulan lalu

Waka Komisi VII DPR Ingatkan Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Mesin Hilirisasi: Bukan Ubah Jalur Penjualan Komoditas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal