Penjelasan Danantara soal BUMN Ramai-Ramai Gelar RUPSLB di Akhir Tahun

Iqbal Dwi Purnama
COO Danantara, Dony Oskaria. (Foto: Tangguh Yudha)

Kajian tersebut mencakup penataan aset, restrukturisasi utang, skema konsolidasi bisnis, dan berbagai opsi pengurangan jumlah entitas perusahaan agar lebih efisien dan berdaya saing.

Dony menekankan, dua agenda besar, yakni penyesuaian AD/ART dan konsolidasi BUMN karya, merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyatukan tata kelola, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat struktur keuangan perusahaan pelat merah.

Dia menuturkan, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh BUMN sudah siap mengikuti arsitektur baru superholding Danantara sebelum masuk ke agenda besar lainnya, termasuk finalisasi merger sektor konstruksi yang ditargetkan rampung pada kuartal I 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Bos Danantara Bertemu Pimpinan Moody’s di AS, Tegaskan Stabilitas Ekonomi RI

Nasional
9 hari lalu

RI Teken Kerja Sama Semikonduktor dengan Perusahaan Inggris, Target Kuasai Teknologi Chip Global

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Ternama AS, Tegaskan Indonesia Bukan Lagi Raksasa Tidur

Nasional
12 hari lalu

Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal