Penjualan Listrik Turun, Megapower (MPOW) Rugi Rp10,9 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha
PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), mengalami kerugian Rp10,9 miliar pada tahun 2022, akibat penjualan listrik yang menurun. (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Emiten pembangkit listrik, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), mengalami kerugian Rp10,9 miliar pada tahun 2022. Hal itu, disebabkan penjualan listrik mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Sepanjang 2022, Megapower membukukan pendapatan dari penjualan listrik mencapai Rp40,08 miliar. Realisasi ini sedikit lebih rendah dibandingkan 2021 senilai Rp41,9 miliar.

Adanya pembengkakan beban pokok sepanjang 2022 mencapai Rp36,11 miliar, mendorong laba kotor MPOW terkoreksi tajam menjadi Rp3,96 miliar, dari tahun sebelumnya Rp12,2 miliar. 

Kondisi ini juga diperparah adanya kerugian akibat selisih kurs senilai Rp7,38 miliar, dan peningkatan beban umum-administrasi menjadi Rp8,6 miliar.

Laporan kerugian itu, telah disahkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (12/6), yang hasilnya diumumkan di Keterbukaan Informasi, Rabu (14/6/2023). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
18 hari lalu

28 Ton Barang Dagangan Hangus Terbakar, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Rugi Rp100 Juta

Nasional
31 hari lalu

Ekonomi Terpukul! Kerugian Bencana Sumatera Ditaksir Tembus Rp68,67 Triliun

Bisnis
2 bulan lalu

BRI Beri Bocoran Jadwal Pembagian Dividen Interim, Kapan?

Nasional
2 bulan lalu

Kereta Cepat Whoosh Bikin Tekor Triliunan, Analis Politik UNJ: Ada Tanda-Tanda Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal