Penjualan Mobil Listrik China Turun pada Januari 2024

Aditya Pratama
Penjualan kendaraan listrik di China turun 38,8 persen pada Januari 2024 dibanding bulan sebelumnya. (Foto: Reuters)

Kementerian Perdagangan China menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong industri NEV untuk secara aktif menanggapi pembatasan perdagangan luar negeri dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan luar negeri, di tengah penyelidikan Eropa terhadap subsidi China untuk sektor tersebut.

Pasar otomotif China menyoroti lemahnya permintaan konsumen di tengah penurunan sektor perumahan yang berkepanjangan dan krisis pasar. Dalam menghadapi melambatnya permintaan dan meningkatnya persaingan, Tesla memangkas harga beberapa mobil Model 3 dan Y di Negeri Tirai Bambu pada bulan Januari dan menawarkan diskon tunai untuk beberapa Model Y mulai 1 Februari. 

Tesla menurunkan harga awal versi dasar Model 3 dan Y masing-masing sebesar 6 persen dan 3 persen pada bulan Januari, dibandingkan bulan November ketika menaikkan harga. 

Saingan terbesar Tesla di China, BYD mencatat penjualan NEV sebesar 201.493 pada bulan Januari, terendah sejak Maret 2023. Penjualannya naik 33,14 persen dari tahun sebelumnya tetapi turun 40,92 persen dari bulan Desember. Hal ini terjadi saat BYD mendorong inventaris ke dealer pada akhir tahun untuk memenuhi target penjualan tahunan sebesar 3 juta unit.

Geely, yang memiliki merek kendaraan seperti Zeekr, Geely dan Lynk & Co, menjual total 213.487 kendaraan. Di antara merek kendaraan listrik lainnya, Aito yang didukung Huawei mengirimkan 32.973 mobil pada bulan Januari, naik 636,83 persen dari tahun sebelumnya dan naik 34,76 persen dari bulan sebelumnya. 

Li Auto's mencatatkan pengiriman bulan Januari turun 38,11 persen dari bulan Desember.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Niaga
1 hari lalu

Wow! Investasi di Sektor Kendaraan Listrik Tembus Rp36 Triliun

Nasional
1 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Internasional
3 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal