Penyaluran Bansos Beras untuk 21,35 Juta KPM Bakal Turun Lebih Cepat

Suparjo Ramalan
Bapanas akan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar penyaluran bansos beras dimajukan dari jadwal sebelumnya. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Arief menambahkan, bansos beras untuk 21,35 juta KPM segera disalurkan lantaran pada tiga bulan terakhir tahun ini produksi beras di tingkat petani mengalami penurunan signifikan.  

"Tapi, apabila hari ini memang gabah kering panen itu kurang, kita akan lakukan intervensi lebih awal," tuturnya.

Dia memastikan Perum Bulog memiliki stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1,6 juta ton yang sebagiannya bisa dialokasikan untuk bansos beras. Menurut hitungannya, dari total CBP mencapai 1,6 juta ton, maka 640.000 ton di antaranya dapat digunakan pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial, sehingga masih tersisa 1,2 juta ton. 

"Kalau cadangan kita 1,6 juta ton, berarti masih ada 1,2 juta ton, masuk lagi 400.000 ton (beras impor), berarti kita punya 1,6 juta ton lagi, jadi kita selalu top up ya, stok Bulog itu kita naikan stoknya," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Persiapan Idulfitri

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Rencana Bangun 10 Kampus STEM Baru

Nasional
23 hari lalu

Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Kertanegara usai Kunjungan Kerja ke 4 Negara

Nasional
28 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal