Perbankan Mulai Lirik Paylater, Ekonom: Kartu Kredit Makin Tergeser

Anggie Ariesta
Pakar ekonomi yang juga Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah. (Foto: Istimewa)

"Jadi saya kira fenomena itu yang wajar terjadi karena mereka sudah memiliki basis yang bisa dikembangkan menuju paylater menggantikan layanan kartu kredit atau yang lain," ungkap Piter.

Dia menyampaikan, paylater bukan lompatan besar karena sebenarnya itu hanya pengembangan produk-produk yang sudah dimiliki perbankan. "Untuk bank-bank besar, itu (paylater) adalah sebuah kesempatan yang tidak mungkin mereka lepas karena potensinya sangat besar," ujar Piter.

Seiring perkembangan digital banking, lanjutnya, paylater semakin marak sedangkan kartu kredit semakin tergeser. Apalagi prosedur untuk mengurus kartu kredit lebih rumit dibandingkan paylater. 

"Paylater bentuk kartu kredit digital sehingga ini potensi besar bagi mereka yang punya basis layanan digital, untuk bank besar sesuatu yang lazim," tutur Piter.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

2 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp37 Triliun untuk Bayar Cicilan Kopdes Merah Putih, Pencairan Tunggu Audit BPK

5 hari lalu

MNC Bank Gandeng JCB dan Kawasaki, Luncurkan 3 Kartu Kredit dengan Beragam Benefit

15 hari lalu

Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal