Tingginya minat investor AS menunjukkan kuatnya kepercayaan pasar keuangan global terhadap prospek Danantara sebagai sovereign-linked investment vehicle Indonesia yang baru dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.
Danantara menerbitkan dua seri obligasi masing-masing senilai 750 juta dolar AS. Seri pertama bertenor lima tahun dengan tingkat imbal hasil 5,35 persen, sedangkan seri kedua bertenor 10 tahun menawarkan yield sebesar 5,95 persen.
Tidak hanya dari sisi geografis, komposisi investor juga didominasi oleh investor institusional jangka panjang. Pada obligasi tenor lima tahun, sebanyak 82 persen alokasi diserap oleh manajer aset dan manajer dana, sementara pada tenor 10 tahun mencapai 72 persen. Sisanya berasal dari perusahaan asuransi, dana pensiun, perbankan, serta private bank.
Danantara menilai keberhasilan penerbitan obligasi global perdana tersebut mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap fundamental, tata kelola, dan prospek jangka panjang institusi tersebut.
Kepercayaan pasar juga tercermin dari penetapan spread obligasi yang relatif ketat terhadap kurva obligasi negara Republik Indonesia, meskipun transaksi ini merupakan debut penerbitan internasional tanpa rekam jejak obligasi sebelumnya.