Perdana, Prancis Kirim Gas ke Jerman di Tengah Krisis Energi

Aditya Pratama
Prancis telah mengirim gas ke Jerman untuk pertama kalinya bagian dari 'solidaritas Eropa' di tengah meningkatnya krisis energi. (Foto: Reuters)

Sementara, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, keran gas masih bisa dinyalakan ke Eropa. Menurutnya, saat ini keputusan terkait pengiriman gas ada di pengadilan Uni Eropa. 

"Kami tidak membatasi siapa pun dalam hal apa pun," ucap Putin seraya menambahkan bahwa Moskow siap memasok volume tambahan gas pada periode musim gugur-musim dingin.

Namun terlepas dari kata-kata Putin, dimulainya kembali pasokan gas ke Eropa tampaknya tidak mungkin.

Nord Stream 1, pipa gas terbesar Rusia ke Eropa ditutup tanpa batas pada bulan Agustus karena alasan teknis dan sejumlah kebocoran kemudian ditemukan pada bulan September. Proyek Nord Stream 2, yang seharusnya mulai beroperasi tahun ini ditolak izin operasinya oleh Jerman karena invasi tersebut. Kebocoran juga ditemukan pada pipa ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal