Permintaan Minyak Anjlok, Exxon Rugi 3 Kuartal Berturut-turut Sepanjang 2020

Djairan
Perusahaan raksasa minyak dan gas Amerika Serikat (AS) Exxon Mobil Corp mengalami kerugian selama tiga kuartal berturut-turut sepanjang 2020. (Foto: Reuters)

Exxon sedang bergerak cepat untuk mencapai target pengurangan biaya pada 2020, dan melakukan penghematan tambahan tahun depan akibat siklus penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Exxon mengurangi belanja modalnya sebesar 23 miliar dolar AS pada 2020, dan 19 miliar dolar AS pada 2021.

Pada Kamis lalu, Exxon mengatakan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sekitar 1.900 karyawan di AS, dan pemangkasan tenaga kerja global berpotensi meningkat hingga 15 persen. Hingga akhir 2019, Exxon tercatat memiliki 88.300 tenaga kerja global, termasuk 13.300 kontraktor.

Menjadi tahun yang sulit bagi Exxon, perusahaan tersebut baru saja dihapus dari Dow Jones Industrial Average pada Agustus. Posisinya sebagai perusahaan energi AS yang paling berharga berdasarkan kapitalisasi pasar baru-baru ini digeser oleh Chevron. Sepanjang 2020, saham Exxon telah turun hingga 52 persen.   

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
25 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
25 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Nasional
1 bulan lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Nasional
1 bulan lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal