Pertamina Berkomitmen Tekan Impor LPG, Hadirkan Inovasi di Kilang LNG Badak

Mochamad Rizky Fauzan
Ilustrasi Kilang PT Pertamina. (Foto: Ist)

Di tengah terjadinya perubahan iklim global, gas merupakan sebagai energi transisi penting bagi masa depan. Menurutnya, sebagian besar negara masih menggunakan energi fosil, termasuk Indonesia. 

Menyadari hal tersebut, semua negara bersepakat melakukan perubahan, dari penggunaan energi fosil ke EBT. Tapi hal itu tidak semudah membalikan telapak tangan, karena konsumsi energi terus meningkatnya tajam.

“Efisiensi atau mengurangi penggunaan energi secara cermat dan hemat ini bisa memberikan kontribusi pada penurunan karbon emisi,” kata Nicke.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Wiko Migantoro, mengatakan bahwa sebagai subholding yang bergerak di sektor hulu, PHE memiliki sumber gas. Bahkan beberapa potensi masih akan dilakukan monetisasi. 

Di Wilayah Kerja Mahakam, juga telah ada blok eksplorasi yang diharapkan dapat berproduksi. Wiko menambahkan, PT Badak LNG memiliki competitive advantage dengan memulai bisnis downstream yang bekerja sama dengan Subholding Gas menjadi pelopor Small Scale Energy. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 jam lalu

Harga BBM Pertamina 28 Agustus 2026 Jelang Akhir Pekan, Lengkap di Seluruh Indonesia

1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 27 Agustus 2026, Ada yang Naik?

2 hari lalu

Pertamina Eco RunFest 2026 Hadirkan 7 Inisiatif Hijau, Targetkan 24 Ribu Peserta Tanpa Jejak Sampah

2 hari lalu

Bukan Cuma Pertalite, Pemerintah Juga Bakal Perketat Pengguna LPG 3 Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal