Pertamina dan ExxonMobil Perkuat Kerja Sama Dekarbonisasi Kejar Target Nol Emisi 2060

Anindita Trinoviana
Penandatanganan kerja sama Head of Agreement (HoA) Pertamina dan ExxonMobil. (Foto: dok Pertamina)

Nicke menegaskan, cara cepat pengembangan transisi energi baru terbarukan dan dekarbonisasi di Indonesia adalah melalui partnership. Hal ini untuk menjawab tiga tantangan global sekaligus, yaitu teknologi, finance, dan human capital.

Penerapan teknologi CCS, lanjut Nicke, diharapkan akan berperan penting dalam menurunkan gas rumah kaca di atmosfer, yang berkontribusi terhadap pemanasan global, perubahan iklim, pengasaman laut, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

“Pengembangan teknologi CCS memiliki dampak ganda, selain mengurangi emisi sekaligus meningkatkan produksi migas nasional,” tutur Nicke.

Secara total, Pertamina tengah menggarap enam proyek CCS/CCUS dengan menyeleksi lapangan-lapangan yang dapat digunakan sebagai tempat injeksi CO2. Keenam lahan potensial tersebut berada di berbagai wilayah lepas pantai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. 

“Pengembangan teknologi CCS sejalan dengan komitmen Pertamina untuk menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG) di semua lini bisnis perusahaan, untuk mendorong keberlanjutan bisnis di masa depan,” ucap Nicke.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

17 jam lalu

Harga BBM Pertamina 30 September 2026 di Akhir Bulan, Ada yang Naik?

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 29 September 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Perbandingannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal