Pertamina Geothermal IPO, Targetkan Dana Segar Rp9,78 Triliun, untuk Apa?

Dinar Fitra Maghiszha
Pertamina Geothermal IPO, targetkan dana segar Rp9,78 triliun. (Foto/Ilustrasi: Istimewa)

Sementara sekitar 33 persen untuk pengembangan kapasitas tambahan dari WKP operasional untuk mengantisipasi kebutuhan pasar baru. Pengembangan ini sebagian besar akan digunakan untuk WKP Lumut Balai dan Margabayur, WKP Hululais, WKP Gunung Way Panas, dan WKP Kamojang-Darajat.

Sekitar 12 persen untuk investasi pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir dalam rangka mendukung production, operation & maintenance excellence. Sisanya sekitar 15 persen untuk pembayaran sebagian Facilities Agreement tertanggal 23 Juni 2021 antara perseroan dengan Mandated Lead Arrangers, Kreditur Sindikasi Awal dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Facility Agent.

Adapun proses IPO PGEO sedang memasuki periode bookbuilding pada 1-9 Februari 2023. Masa offering pada 20 hingga 22 Februari 2022, sedangkan perkiraan tanggal pencatatan pada 24 Februari 2023.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
21 hari lalu

Langgar Aturan Pasar Modal, 2 Emiten Disanksi OJK

Bisnis
25 hari lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Nasional
26 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Manipulasi Saham Multi Makmur Lemindo

Nasional
26 hari lalu

OJK Ungkap Aturan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Jumlah IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal