JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menargetkan melakukan pengeboran sumber minyak Blok Rokan di Riau, Pekanbaru mencapai 161 sumur hingga akhir tahun. Dalam upaya mencapai target tersebut, PHR berhasil melakukan pengeboran dengan melakukan efisiensi waktu lebih cepat.
Direktur Utama PT PHR Jaffee Arizon Suardin mengatakan, tim pengeboran PHR berhasil melakukan efisiensi waktu pengeboran Rig BN-18 di Lapangan Bangko, Rokan Hilir. Dari target waktu yang ditetapkan 20 hari, tim berhasil melakukan pengeboran dalam waktu 9 hari.
"Dalam pengerjaannya ada beberapa sumur di mana awalnya itu diperkirakan mencapai 20 hari, sekarang sudah selesai dalam waktu 9 hari. Di kegiatan yang lain ada juga pengeboran dari 7 hari menjadi 5 hari, yakni di lapangan Duri. Jadi kita terus mengefisiensikan durasi dari drilling (pengeboran) tersebut," kata Jaffee, Senin (23/8/2021).
Lebih lanjut dia mengatakan, keberhasilan tersebut dicapai melalui beberapa improvisasi pekerjaan di lapangan, di antaranya tim pengeboran melakukan beberapa kegiatan secara paralel (offline activity) dan meningkatkan keandalan peralatan pemboran (improve rig reliability).
"Selain itu, tim juga melakukan defensive drilling dengan mengatur drilling parameter di daerah yang berpotensi kehilangan sirkulasi. Tim juga melakukan perencanaan yang matang sehingga menghindari terjadinya waktu menunggu service atau material," ujar Jaffee.