Adapun manajemen juga berniat mengembangkan anak usaha sektor jalan tol yang membutuhkn pendanaan besar atau capital intensive. Menurutnya, karakteristik bisnis tersebut membutuhkan periode lama untuk menghasilkan imbal hasil investasi (return-on-investment).
"Sebagai akibatnya dapat menambah jangka waktu lebih panjang lagi untuk dapat memberikan dividen kepada pemegang sahamnya," lanjut manajemen.
Sebagaimana diketahui, saham META telah disuspensi BEI sejak Rabu (8/11), sehubungan dengan rencana go-private yang diumumkn pada 7 November 2023. Demi memuluskan aksi korporasi ini, META akan meminta persetujuan investor publik melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2023.