Perusahaan Jepang Sojitz Siap Investasi Rp70 Triliun di Papua Barat

Ferdi Rantung
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

“Dengan kebutuhan metanol di dalam negeri yang mencapai dua juta ton, pembangunan pabrik metanol baru amat dibutuhkan,” kata Menperin.

Menurut Menperin, metanol sangat dibutuhkan di dalam negeri karena menjadi bahan baku untuk tekstil, plastik, resin sintetis, farmasi, insektisida, plywood. Metanol juga sangat berperan sebagai antifreeze dan inhibitor dalam kegiatan migas di samping biodiesel.

“Di tahun 2020, permintaan akan metanol juga meningkat dengan penerapan mandatori biodiesel B30,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

30 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

1 bulan lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

2 bulan lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal