Potensi Ekonomi Digital Capai Rp4.000 Triliun, Prabu: Indonesia Harus Jadi Pemain Utama

Suparjo Ramalan
Prabu Revolusi. (Foto: istimewa)

Direktur Pemberitaan MNC Group ini juga memandang perlunya kedaulatan data. Dia mencatat belum banyak insentif untuk memastikan Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang di era digital. 

"Bangsa kita ini masih dibiarkan hanya menjadi pasar digital, tanpa didorong untuk menjadi pemain digital. Dibiarkan menjadi pengguna saja, tanpa diarahkan menjadi produser digital," tutur Prabu. 

Dia menyayangkan, bila potensi ekonomi digital yang besar ujung-ujungnya hanya dinikmati oleh pemilik platform, tanpa ada dampak pada pembentukan ekosistem ekonomi digital nasional.

"Berantas judi online satu, pinjaman online ilegal juga penting, tapi gak cukup hanya sampai di sana. Tanpa regulasi, kebijakan, dan program digital nasional, Indonesia tinggal tunggu waktu saja akan terseok-seok dalam kompetisi digital global yang akan memberi dampak besar pada ketahanan sosial, ekonomi, dan politik nasional kita," kata Prabu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Demam Nostalgia di Media Sosial, Anggota DPR: Negara Jangan Hanya Bangun Infrastruktur

Bisnis
13 hari lalu

Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
22 hari lalu

Angkie Yudistia: Perempuan dan Ibu Jadi Pilar Pemulihan Bencana serta Kekuatan Indonesia Emas 2045

Aksesoris
26 hari lalu

Industri Otomotif Kian Bergantung pada Ekosistem Digital, Butuh Inovasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal