PPATK Bekukan Kembali 29 Rekening Terkait Investasi Ilegal Senilai Rp7,2 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, PPATK kembali membekukan sementara 29 rekening terkait investasi ilegal senilai Rp7,2 miliar. (foto: Azhfar/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali menghentikan sementara 29 rekening dengan nilai Rp7,2 miliar terkait investasi ilegal. Dari temuan itu, totalnya menjadi 150 rekening dengan jumlah dana Rp361,2 miliar telah dibekukan sementara.

Kepala PPATK Ivan Yustivandana mengatakan, PPATK terus bekerja menelusuri aliran uang yang dikategorikan sebagai transaksi mencurigakan. PPATK pun mengejar aliran dana hingga ke luar negeri.

“Saat ini penghentian sementara transaksi dilakukan pada 29 rekening dengan jumlah nominal sebanyak Rp7,2 miliar, menambah jumlah rekening yang dibekukan menjadi 150 rekening dengan total uang senilai Rp361,2 miliar," kata dia, Jumat (18/3/2022).

PPATK merupakan lembaga sentral alias focal point dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Indonesia. Dalam tugasnya, otoritas tersebut melakukan koordinasi dengan banyak pihak.

"PPATK terus berkoordinasi dengan Financial Intelligence Unit (FIU) dari negara lain," ujar Ivan.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Bongkar Jaringan Judol Internasional, Bareskrim Blokir Ratusan Rekening

Nasional
23 hari lalu

Jumbo! PPATK Temukan Rp11 Triliun Hasil Tindak Pidana Sumber Daya Alam di Sumatra

Nasional
2 bulan lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Sebar Uang Hasil Korupsi Rp307 Miliar ke 21 Rekening

Nasional
2 bulan lalu

Menkomdigi Datangi Kantor PPATK, Dapat Laporan Transaksi Judol Turun 70%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal