PPKM Dicabut, Kadin Sebut Jadi Momentum Perkuat Ekonomi RI

Atikah Umiyani
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid. (Foto: tangkapan layar)

Arsjad mengatakan, industri retail selama 2022 perlahan-lahan tumbuh. Memang, selama Maret 2020 hingga Maret
2021 lebih dari 1.500 gerai retail gulung tikar. Namun, kini sektor perdagangan domestik tumbuh dengan baik. 

Badan Analisa Informasi dan Kebijakan (BAIK) KADIN memproyeksikan sektor ini akan tumbuh sebesar 4,4-4,8 persen di 2023.

Selain itu, pariwisata juga terlihat berada di jalur positif. Wisatawan mancanegara dan domestik telah bebas bepergian di Indonesia, hal ini mendorong peningkatan sektor akomodasi, makanan, dan minuman. KADIN BAIK memproyeksikan pertumbuhan sektor ini bisa mencapai 4,2 persen di 2023.

Meskipun PPKM telah ditiadakan, Arsjad menyebut, mindset masyarakat sudah banyak berubah. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan kesehatan saat ini jauh lebih meningkat dari sebelum pandemi dan mereka cenderung lebih mandiri dalam mendeteksi gejala Covid menggunakan PCR ataupun antigen dan mencari pengobatan. 

Arsjad mengatakan, melalui kebijakan pencabutan PPKM dapat memacu pelaku usaha di Indonesia terutama UMKM untuk selalu berinovasi, sehingga dapat meningkatkan konsumsi domestik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Bank Dunia Sebut Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Tekanan Harga Energi Global

Bisnis
20 jam lalu

Mandiri Institute: Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Resiliensi Kelas Menengah

Nasional
2 hari lalu

Industri Tekstil Tertekan Imbas Perang di Timur Tengah, Harga Bahan Baku Naik 40 Persen

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Tekan Harga Tiket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal