Praktik Bundling Pembelian Minyakita Masih Terjadi, Pedagang Tak Bisa Jual Sesuai HET

Advenia Elisabeth
Praktik bundling pembelian Minyakita masih terjadi, pedagang tak bisa jual sesuai HET. Foto: MPI/Advenia E

Adapun selisih harga beli dari tangan ketiga dibanding langsung dari agen bisa mencapai Rp10.000 per dus. Karena itu, dia tidak bisa menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000 per liter. Via terpaksa menjual di harga Rp16.000 per liter. 

"Bedanya bisa Rp10.000 per dus. Makin banyak tangan kan pasti makin banyak ambil untung. Cuma daripada tidak ada kan dibeli, terpaksa. Peminat punya kita masih banyak. (Minyakita) Masih dicari," tuturnya. 

Sanasib dengan Via, pedagang sembako lainnya bernama Andika menuturkan praktik bundling pembelian Minyakita dengan merek lain masih terjadi. 

"Sama, saya juga susah dapatnya (Minyakita). Kalau beli di agen harus 'dikawinin' sama minyak goreng merek lain. Kalau enggak begitu, enggak dapet," ujarnya. 

Karena praktik tersebut, dia juga terpaksa menjual minyakita di atas ketentuan pemerintah. Pasalnya, jika mengikuti HET, dia tidak untung.

"Ini saya jualnya Rp16.000 per liter. Bisa saja sebenarnya saya jual Rp18.000, tapi kasihan pembelinya nanti. Mereka kan butuh minyak murah," ucap Andika. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
16 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
31 hari lalu

Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM

Nasional
2 bulan lalu

Mentan Sidak ke Pasar Tebet Jaksel, Temukan Minyakita Dijual di Atas HET

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal