Profesi Jasa Titip: Modal Kecil, Omzet Gemuk

Koran SINDO
Ilustrasi (Foto: iNews.id)

Dalam hal transaksi pembayaran, bisa dilakukan dengan cara transaksi bank. Apabila ada kelebihan uang atau barang yang diinginkan sudah sold out, uang pun akan dikembalikan. Dari bisnis jasa titip beli barang ini, Pipit pun mengaku tidak begitu banyak keuntungan yang didapat. Dari setiap barang yang ditawarkan dia hanya mengambil fee Rp5.000.

“Misalkan saja untuk barang yang harganya di bawah Rp20.000, fee Rp5.000. Jika barang tersebut di atas Rp1 juta, fee-nya antara Rp80.000 sampai Rp100.000. Fee ini juga sudah termasuk biaya packing bubble wrap atau dus,” kata Pipit.

Begitu tertariknya Pipit melakoni bisnis ini, dia pun mengaku mendapatkan omzet yang cukup besar.

“Jika sedang tidak ada sale bisa dapat Rp6 juta sampai Rp7 juta per bulan. Tapi kalau sedang ada sale bisa masuk Rp10 juta sampai Rp11 juta per bulan,” ungkapnya.

Jika Pipit lebih memfokuskan pada jasa titip barang untuk produk rumah tangga IKEA, beda halnya dengan Widaasri Hardika, pemilik jastip Ayo Titip. Wanita yang akrab disapa Asri ini terinspirasi dari para pelaku jastip lainnya yang sudah meraih keuntungan lewat bisnis ini.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

PGRI Miris Honorer Hanya untuk Guru: Kenapa Kalau Polisi, TNI, Jaksa, DPR Tidak Ada?

Bisnis
11 bulan lalu

FLEI Business Show 2025 Digelar di Jakarta, Hadirkan Kolaborasi di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Bisnis
11 bulan lalu

Tren Pekerjaan 2025, Profesi Apa yang Paling Dibutuhkan? 

Megapolitan
1 tahun lalu

Profesi 56 Peserta Pesta Gay di Hotel Jaksel: Dokter hingga Guru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal