Prospek Batu Bara Masih Cerah hingga 30 Tahun ke Depan, Ini Alasannya

Oktiani Endarwati
Prospek pasar batu bara masih cerah dalam beberapa puluh tahun ke depan karena China dan India masih membutuhkannya. (Foto: ilustrasi/Sindonews)

Bahkan negara-negara Asia Timur seperti Jepang yang termasuk negara maju dan bersih masih mengandalkan 60 persen energinya dari batu bara. Begitu pula dengan Taiwan dan Korea.

"Kalau kita petakan prospek demand, berarti kita masih punya harapan ke depannya. Tentu negara-negara tersebut pasti akan mengurangi batu bara secara bertahap dalam kelistrikan nasional mereka, tidak bisa dihindari. Tapi sampai kapan batu bara masih digunakan oleh mereka, ini yang harus kita petakan," tuturnya.

Dari sisi produksi, kata Hendra, batu bara di dalam negeri cukup aman untuk menopang peningkatan konsumsi dalam negeri untuk mendukung hilirisasi batu bara.

"Tinggal arah kebijakan yang tepat sehingga pelaku usaha yang akan investasi di hilirisasi batu bara bisa survive," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Harta Low Tuck Kwong Turun Rp103 Triliun, Masih Jadi Orang Terkaya Indonesia

13 hari lalu

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

16 hari lalu

Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi

20 hari lalu

Kejagung Lelang 436 Ribu Ton Batu Bara Sitaan Kasus Samin Tan, Laku Rp179 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal