Proyek PLTN Canggih Bill Gates Tertunda 2 Tahun gegara Uranium Rusia

Aditya Pratama
Proyek energi nuklir berteknologi tinggi, TerraPower mengalami penundaan setidaknya selama dua tahun. Ini disebabkan satu-satunya, uranium berasal dari Rusia. (Foto: Dok. TerraPower)

Rancangan PLTN canggih Terrapower, yang dikenal sebagai Natrium, ukurannya akan lebih kecil dibanding reaktor nuklir konvensional. Proyek tersebut diperkirakan menelan biaya 4 miliar dolar AS, dimana setengah dari dana tersebut berasal dari Departemen Energi AS.

PLTN TerraPower akan memiliki kapasitas sebesar 345 megawatt (MW), dengan potensi penambahan menjadi 500 MW. Namun, kendala yang dialami proyek ini adalah ketergantungan pada HALEU.

Levesque menyebut, AS tidak memiliki kapasitas pengayaan untuk memasok bahan bakar HALEU dalam jumlah besar, sehingga TerraPower menetapkan penggunaan HALEU dari Rusia sebagai pasokan utama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

Nasional
6 hari lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Internasional
7 hari lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Nasional
7 hari lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Internasional
7 hari lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal