PT Timah Sebut Penambangan Ilegal Jadi Salah Satu Penyebab Rugi di 2023

Atikah Umiyani
PT Timah Tbk menyebut bahwa aktivitas penambangan timah tanpa izin yang terjadi di Bangka Belitung turut berdampak negatif pada bisnis di Indonesia. (Foto: Dok. MIND ID)

JAKARTA, iNews.id - PT Timah Tbk (TINS) menyebut bahwa aktivitas penambangan timah tanpa izin yang terjadi di Bangka Belitung akibat tata kelola pertimahan yang belum membaik, turut berdampak negatif pada bisnis pertimahan di Indonesia, khususnya perseroan. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah, Fina Eliani menuturkan, lambatnya pemulihan perekonomian global dan domestik, serta tekanan harga logam timah dunia di tahun 2023 akibat penguatan mata uang AS dan lemahnya permintaan timah karena tingginya persediaan LME berdampak pada menurunnya ekspor timah Indonesia sejak tahun 2022 sampai dengan saat ini.

"Kondisi ekonomi global dan domestik yang belum membaik serta lemahnya permintaan logam timah global di tengah aktivitas penambangan tanpa izin berdampak pada kinerja Perseroan di tahun 2023," ucap Fina dalam keterangan tertulis dikutip, Sabtu (30/3/2024). 

Fina menambahkan, di tahun ini perseroan fokus pada peningkatan produksi melalui penambahan alat tambang dan pembukaan lokasi baru, strategi recovery plan dan program efisiensi berkelanjutan.

"Manajemen optimis kinerja Perseroan di tahun ini akan lebih baik sesuai dengan target," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Isi Pertemuan dengan Kepala BGN: akan Ada Efisiensi Anggaran

22 hari lalu

Respons Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Partai Perindo Minta Kewenangan Pimpinan Daerah Dipertegas

2 bulan lalu

BGN Ungkap Wacana Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG Masih Dikaji, Target Rampung 1 Bulan

2 bulan lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal